Kelemahan Internet

Internet bukanlah alat yang serba bisa. Ada beberapa kelemahan Internet sebagai media publik, antara lain :

1. Banjir Informasi

Sebagai media informasi publik, Internet menjadi sarana lalu-lintas informasi dari berbagai bidang baik yang dibuat oleh perusahaan maupun perorangan. Banjir Infomasi ini membuat para pemakai khususnya pemula menjadi tenggelam dalam lautan informasi. Akibatnya, mereka sulit menyeleksi data atau informasi mana yang valid dan yang mereka butuhkan.

2. Kurangnya Sentuhan Manusiawi

Internet sebagai media komunikasi (human touch), sehingga komunikasi yang berlangsung baru sebatas menyampaikan informasi. Pada model komunikasi ini, sentuhan manusiawi seperti jabat tangan, berpelukan, tidak dapat dirasakan.

Oleh karena itu, sejumlah kalangan mulai pesimis, bahwa Internet dapat memberi dampak social yang lebih manusiawi. Meskipun jarak tidak masalah, waktu tidak terbatas, biaya dapat ditekan dan komunikasi menjadi lebih luas, tetapi sentuhan manusiawi itu hilang atau tak terwujud. Hal ini sangat mengkhawatirkan mereka, karena tanpa sentuhan itu, manusia tidak dapat menikmati komunikasi dengan sesamanya secara utuh.

Untuk mengatasi hal tersebut – meskipun pekerjaan kantor dapat diselesaikan lewat Internet – pertemuan atau rekreasi bersama tetap harus direaisasi.

3. Ancaman Virus dan Hacker

Virus komputer yang berdapak merusak jaringan bahkan data tidak dapat terhindarkan dalam media publik seperti Internet. Terlebih dengan adanya kegiatan para Hacker dan Cracker baik yang ingin mencuri data dan informasi sampai yang merusak sistem komputer.

Menghadapi ancaman tersebut, para pemakai Internet khususnya pemilik perangkat computer dan jaringan yang terhubung ke Internet, harus berhati-hati dan mempersiapkan sistem pengamanan yang baik agar terhindar dari risiko kerusakan dan kehilangan data.

4. Pornografi Makin Merebak

Kemudahan teknologi Internet apalagi dengan lahirnya multimedia Internet, membuat Internet berpotensi untuk disalahgunakan oleh beberapa kalangan yang kurang menjunjung etika dan moralitas, yakni dengan menciptakan situs-situs porno yang mengeksploitasi gambar atau video porno.

Oleh karena itu, para pemakai khususnya para remaja, perlu mempertimbangkan dengan masak bila ingin mengakses situs-situs ter-sebut yang akan mempengaruhi dan merusak pertumbuhan psikologis dirinya. Situs-situs itu tidak mungkin dihilangkan. Pencegahan yang efektif hanya dapat dilakukan melalui kesadaran pribadi demi menjaga kesehatan pertumbuhan psikologis.

5. Kejahatan Baru

Pemanfaatan teknologi komputer dan pengembangannya seperti jaringan komputer dan Internet, tidak saja mendorong lahirnya inovasi keilmuan dan dunia usaha, namun juga melahirkan kejahatan model baru, antara lain pembelokan transaksi perbankan ke rekening seseorang, pemanfaatan kartu kredit palsu untuk transaksi e-Bussiness, dan lain sebagainya.

(Oetomo, 2001)